Agenda Nasyiah

No events
JK Kritik Tayangan Ramadhan yang kurang Mendidik Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Ditulis Oleh Nina Siti Rosyidah   
Jumat, 02 Oktober 2009

dari pesan facebook Mia Amal untuk dokumentasi nasyiah;

audiensi dengan JK (dicopy dr detik.com)

 

02 September jam 21:12 Balas

Rabu, 02/09/2009 17:31 WIB

JK Kritik Tayangan Ramadan yang Kurang Mendidik
Gunawan Mashar - detikRamadan

Jakarta -Terlalu banyaknya acara humor yang tidak berhubungan langsung dengan bulan Ramadan, membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) prihatin. Padahal pada bulan suci ini harusnya banyak diisi dengan tayangan dakwah yang serius dan bermakna.

"Beliau prihatin dengan berkurangnya dakwah serius yang bermakna. Padahal harusnya lebih banyak acara dakwah," kata Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah, Abidah Muflihati menirukan ucapan Jusuf Kalla (JK).

Hal itu disampaikan Abidah usai bertemu di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (2/09/ 2009). Nasyiatul Aisyiyah adalah salah satu organisasi otonom Muhammadiyah.

Menurut Abidah, JK bahkan mengkritik banyaknya stasiun-stasiun TV di bulan Ramadan ini malah justru dipenuhi dengan tayangan humor yang tidak punya hubungan langsung dengan bulan Ramadan.

"Malah lebih banyak humor yang tidak mendalam," jelas Abidah.

Banyaknya tayangan yang kurang mendidik ini, membuat Naisyatul Aisyiyah meminta kepada lembaga yang berwenang agar memasukkan unsur pendidikan dalam tayangan televisi.

"Masyarakat Indonesia adalah masyarakat penonton, makanya perlu sajian yang bermanfaat dan tidak eksplotatif," tambah Sekertaris Umum Naisyatul Aisyiyah, Widi Maryati.

Nasyiatul Aisyiyah juga memberi saran agar stasiun televisi punya fokus dalam tayangan di bulan Ramadan. "Misalnya Metro TV menayangkan tafsir, RCTI menayangkan fikih, SCTV menayangkan Hadits. Jadi orang ingin ganti channel sesuai kebutuhan," usul Widi.

(gun/nwk)

 

Terakhir diperbaharui ( Jumat, 02 Oktober 2009 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >